jejak
Cari Blog Ini
Sabtu, 31 Juli 2021
Tantangan Pelayanan Di masa Pandemi
Minggu, 22 November 2020
Cerita perjalananku
Halo sahabat semua..
Setelah sekian tahun gak pernah berkunjung ke blog saya ini, rasanya kangen juga ingin menulis lagi.. Hehe
Kali ini mungkin saya akan mulai menulis kisah-kisah perjalanan saya selama berkunjung ke beberapa negara di Asia.
Sepanjang tahun 2015 sampai 2020, ada beberapa negara yang sudah pernah saya kunjungi. Perjalanan pertama saya ke luar negeri dimulai dengan mengunjungi negara tetangga kita, Singapura dan Malaysia pada bulan oktober 2015.
Saat itu, saya baru saja selesai melaksanakan diklat wajib kesamaptaan di Pusdiklat Bea Cukai. Ya, saya merupakan pegawai negeri di Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Ceritanya pada november 2014 saya diangkat sebagai CPNS di Ditjen Bea Cukai, dan sebelum resmi diangkat sebagai PNS setahun setelahnya, saya diwajibkan mengikuti beberapa diklat dasar diantaranya prajabatan, Diklat DTSD dan kesamaptaan. Sebagai CPNS, tentunya saya belum menerima penghasilan secara penuh, dan akhirnya pada september 2015 persis ketika selesai mengikuti diklat kesamaptaan, barulah saya mendapatkan rapelan gaji dan tunjangan saya hehe.. Itulah kenapa saat itu, saya dan beberapa teman saya yang sangat ingin menjejakkan kaki ke luar negeri, memulai rencana untuk jalan ke Singapura dan Malaysia.
Mungkin banyak orang Indonesia yang seperti saya, yang memulai perjalanan "pecah telor" Atau pertama kali ke luar negerinya ke dua negara ini, selain karena berdekatan dan bertetangga dengan Indonesia, kendala bahasa juga tidak terlalu jadi masalah. Ini pendapat pribadi ya hehe.. Soalnya mungkin saja banyak yang keluar negeri pertama kalinya itu ke negara lain seperti Jepang dll.
Setelah berencana untuk ke singapura dan malaysia, tentunya ada persiapan yang harus dilakukan, pertama tentunya mengurus passport. Untuk pengurusan passport, kebetulan kosan saya di rawamangun tidak jauh dari kantor imigrasi jakarta timur di daerah jatinegara. Setelah seminggu akhirnya passport di tangan. Tiket dan akomodasi sudah kami persiapkan juga dengan bantuan teman kami yang memang sudah pernah berkunjung ke singapura dan malaysia. Dia ikut dalam rombongan kami kali ini, bisa dibilang dia tour leader kami lah hehe.. Lumayan, backpacker ditemani yang sudah pro. Dan debut perjalanan ke luar negeripun dimulai.
Oh iya, sepanjang tahun 2015 sampai 2020 ini, saya sudah berkunjung ke negara-negara selain singapura dan malaysia, yaitu Thailand, Hongkong, Macau, dan India.
Selanjutnya kisah perjalanan saya akan saya ceritakan di postingan selanjutnya. Demikian prolog saya, see you..
Selasa, 18 September 2012
Selasa, 10 April 2012
Meneladani pohon yang baik lagi bermanfaat
| sejuknya dunia ini.. |
Tulisan ini sebagian, terinspirasi dari buku negarawan qurani karya Dedhi suharto, Ak., M.Ak., CIA, CISA, dengan perumpamaan yang sama namun dengan penjelasan yang jauh berbeda.
Minggu, 18 Maret 2012
Kamis, 08 Maret 2012
jejak
manusia adalah makhluk yang unik...., kehadirannya di muka bumi ini memberikan warna kehidupan yang sangat beragam... tentunya kalau saya bertanya kepada kita semua, apakah kita termasuk yang disebut manusia? tentu kita akan serentak menjawab "YA"...
namun, apakah kita pernah bertanya pada diri kita masing-masing, "manusia yang seperti apakah saya ini...?" .
sebagian mungkin faham betul akan dirinya dan dapat menjawab pertanyaan diatas dengan baik, tapi mungkin sebagian yang lain agak ragu utuk mendefinisikan dirinya sendiri... bahkan ada juga sebagian yang lain yang tidak kenal akan dirinya....
maka, termasuk kedalam bagian yang manakah kita?
sebagamana kodratnya, manusia tergerak oleh ideologi atau cara berfikir mereka yang membawa mereka kedalam perjalanan hidup, hal ini lagi-lagi menambah keunikan manusia itu sendiri...
namun, tidak sedikit manusia yang terpaksa mengikuti ideologi yang dipaksakan kepadanya tanpa proses berfikir terlebih dahulu...,
tetapi, apapun itu kita harus tetap menghargai cara pandang manusia sebagai makhluk yang unik...
dari sejauh langkah kaki yang tergerak oleh pemikiran kita, sudahkah kita melihat ataupun mengukur kembali, adakah jejak yang kita ukir dari perjalanan yang kita lalui...?
atau malah kita berdiam diri, tidak ingin melihat ataupun mengukir kembali jejak yang tertinggal... atau bahkan ingin menghapus jejak-jejak yang telah kita torehkan.... dan takut untuk mengukir jejak yang baru....
yakinkan bahwa setiap jejak yang kita tinggalkan, adalah jejak yang akan selalu kita banggakan....
tidak ada kata takut dalam mengukir jejak...
pengetahuan akan menggiring pemikiran kita kepada hal-hal yang baik.... tidak ada kata-kata menyerah.... sebagaimana pemikiran menggiring langkah kita untuk mengukir jejak yang lebih luas.... tanpa ada kata takut ataupun menyerah.... semoga kita dapat mengukir jejak-jejak kita...
